Senin, 13 Agustus 2018

BAHAYA PORNOGRAFI BAGI MENTAL DAN POLA PIKIR REMAJA


Masa remaja sarat dengan berbagai gejolak psikologi. Sedikit saja tersinggung, maka emosinya meledak-ledak dan biasanya tak terkendali. Masa ini juga masa yang sarat fantasia tau khayalan. Antara kekuatan emosi dan khayalan memungkinkan digunakan dalam berbagai hal yang negatif di antaranya pada penyimpangan seksual dan pornografi. Seks itu sendiri pada dasarnya adalah kekuatan. Seks bisa mendorong dan mempengaruhi seseorang untuk berbuat apa saja demi tujuan nafsunya. Seks bisa juga berarti api, sedikit saja tersulut, maka gelombang bara yang dahsyat akan membakar segala apa yang ada. Seseorang yang mulai bermain dengan syahwat (seks) berarti mulai bermain dengan api. Sifat api biasanya membakar dan membesar jika ada respon atau bahan yang layak terbakar.

Jika kekuatan emosi remaja bersatu dengan kekuatan seks, maka bisa terbayang masa depan mental remaja itu sendiri. Tak heran jika para psikolog sendiri lebih cenderung mengkhawatirkan jika ternyata kekuatan emosi ini berpadu dengan seks. 
Sex Addiction

Realitas dalam kehidupan modern ternyata telah berbicara banyak mengenai kasus penyimpangan seksual yang dilakukan para remaja. Hampir 75% kejahatan seksual dilakukan para remaja baik usia sekolah maupun mereka yang berada dalam transisi menuju kedewasaan. Dengan demikian, terbuktilah bahwa begitu bahaya jika mental remaja telah terpadu dengan masalah seks. 

Jika masalahnya sedemikian gawat, maka pornografi menjadi sebuah masalah tersendiri bagi peradaban modern. Dunia barat sendiri yang lama memproklamirkan kemajuan, dari segi moral remaja telah dihancurkan oleh kekuatan “free sex” dan pornografinya. Terutama para remajanya, mereka telah dibakar dengan berbagai tayangan erotic bahkan dari semenjak sekolah dasar, lewat berbagai bacaan atau tayangan televise dan radio. Hingga bisa dibayangkan bagaimana kehancuran generasi penerus mereka di masa mendatang. 

Bahaya Pornografi Bagi Remaja
Jika diperinci satu persatu, bahaya pornografi ini di antaranya: 

Pertama, memberikan fatamorgana negatif dalam daya khayal remaja yang berakibat mereka tersiksa dari sudut mental. Mengapa mereka mesti tersiksa? Sebab utamanya adalah tidak adanya penyaluran. Sedangkan sebagaimana disebutkan di muka, seks adalah kekuatan. Maka jika kekuatan ini tidak tersalur, bukan hal mustahil terjadi tindakan-tindakan yang keluar dari norma masyarakat dan agama. Yang lebih berbahaya jika fantasi seks ini menjadi sebuah beban mental. Jika ini terjadi, maka mereka menjadi sosok yang terbelakang dari segi mental. Mereka menjadi sosok manusia minder dan merasa terasing dari lingkungan sekitarnya. Akibat dari minder atau keterbelakangan mental ini di antaranya, (1) Memicu tindakan pemuasan seksual dengan diri sendiri yaitu mastrubasi atau onani; (2) Mendorong pemuasan seksual pada sosok yang tak berdaya pada lawan jenis. Hal ini terbukti, gencarnya pornografi dalam berbagai media, di mana-mana bermunculan kasus-kasus pemerkosaan anak kecil dan lebih sadis lagi munculnya berbagai kasus sodomi; dan (3) Memicu hubungan seks ekstramarital atau pemuasan hubungan seksual dengan anggota keluarga sendiri, baik kakak terhadap adik atau sebaliknya. Mengapa hal ini terjadi? Karena seks adalah kekuatan dan jika dorongan telah memuncak, bisa gelap mata sehingga tidak mampu mengidentifikasi siapa yang digauli.

Advertiser
Kedua, mengganggu proses berpikir kreatif. Bagi remaja yang dalam usia sekolah memang seharusnya berpikir tentang studinya dan berusaha meraih prestasi sebaik-baiknya. Tapi bagi remaja yang terobsesi dengan pornografi akan sulit mengkonsentrasikan pikirannya pada belajar mengingat kemampuan daya ingatnya telah tercemari nafsu seksual. 

Ketiga, mendorong rasa ingin tahu lebih jauh hal-hal yang berifat porno. Mereka yang pernah melihat buku atau tayangan porno (blue film), perasaannya sangat bergejolak dan jika terus menerus akan memiliki keinginan atau rasa penasaran untuk melihat lebih “hebat” dari yang pernah ia lihat sebelumnya. Terutama bagi remaja yang tidak dilandasi pendidikan agama, akan lebih jauh lagi melangkah dan bukan hal mustahil pemuasannya pada lawan jenis.

Dan keempat, menimbulkan sifat permisif. Remaja yang sering melihat tayangan porno biasanya lebih agresif menarik lawan jenisnya (baca: gonta-ganti pacar) untuk pemuasan nafsu. Akibatnya mereka telah terbiasa atau membiasakan diri bergandengan tangan, berpelukan, ciuman, dan meraba ke sana sini tanpa merasa berdosa bahkan mungkin akhirnya mereka justru merasa bangga dan merasa bahwa hal itu bagian dari “mode modern”. Sikap seperti inilah yang disebut dengan permisif, serba boleh atau menghalalkan segala cara.


KENAPA PRONOGRAFI MERUSAK ANAK DAN REMAJA


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di satu sisi telah membawa dampak positif pada perkembangan kehidupan masyarakat. Namun, di sisi lain juga membawa efek negatif pada perkembangan anak, terutama pornografi.


Banyak orang yang belum menyadari bahwa anak dan remaja di Indonesia telah terpapar pornografi dalam jumlah yang tidak bisa dibayangkan dan berpotensi menimbulkan kerusakan otak yang melebihi efek narkoba.

Mengapa pornografi sangat rentan bagi anak dan remaja?

"Pornografi dapat memberi dampak langsung pada perkembangan otak anak dan remaja, yang bisa menyebabkan kerusakan otak permanen bila tidak segera diatasi," ujar Dr Mark B. Kastlemaan, pakar adiksi pornografi dari USA, dalam acara 'Seminar Eksekutif Penanggulangan Adiksi Pornografi' di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Senin (27/9/2010).

Menurut Dr Mark, ada dua bagian otak yang masing-masing berfungsi untuk berpikir logika (Pre Frontal Corteks atau bagian otak depan) dan emosi reaktif (sistem limbik atau bagian tengah otak).

Pada bagian Pre Frontal Corteks (PFC), otak bertanggung jawab untuk mengontrol konsekuensi, tujuan masa depan, kecerdasan dan rasa peduli dengan orang lain.

Sedangkan pada bagian limbik, otak bertanggung jawab untuk melindungi dari bahaya, keinginan untuk bersenang-senang, tidak peduli dengan konsekuensi dan hanya peduli pada diri sendiri (ego).

"Pornografi sangat rentan pada anak dan remaja karena bagian logika otak belum berkembang dengan baik," jelas Dr Mark lebih lanjut.





Dr Mark menjelaskan, ada 3 tahapan perkembangan otak, yaitu koneksi, pemangkasan dan myelinasi.

1. Koneksi

Tahapan ini adalah ketika anak-anak membawa informasi dari lingkungan sekitar dan menyimpannya di neuron (sel-sel otak). Terdapat triliunan sel-sel otak yang saling terkait. Pada tahapan ini bagian limbik otak berkembang sangat awal dan mencapai puncak pada usia 3 bulan, sedangkan bagian logika (PFC) baru mencapai puncak pada usia 3 tahun.

2. Pemangkasan
Pada tahapan ini, otak melakukan pemilihan informasi mana yang bisa digunakan dan mana yang dibuang. Sambungan-sambungan saraf yang digunakan akan tetap dan menjadi kuat, sedangkan yang tidak digunakan akan 'hilang'. Pada tahapan ini, limbik akan hilang atau terpangkas di usia 5 tahun, sedangkan PFC belum lengkap sampai usia 16 tahun.

3. Myelinasi
Pada tahapan ini, neuron dilapisi oleh zat yang berlemak, licin seperti lilin yang disebut myelin. Bagian limbik akan mengalami proses myelinasi pada usia 7-8 tahun (otak kelihatan seperti 'orang dewasa'), sedangkan PFC belum lengkap sampai usia 25 tahun.

Dari 3 tahapan otak tersebut sangat jelas bahwa bagian otak limbik yang tidak peduli dengan konsekuensi berkembang lebih dulu. Nah, pada anak dan remaja yang bagian otak logikanya belum berkembang, pornografi akan sangat berpengaruh dan rentan menyebabkan adiksi (kecanduan) serta bisa merusak tumbuh kembang otak anak.

Pada pecandu pornografi, Dr Mark menjelaskan, otak akan merangsang produksi dopamin dan endorfin, yaitu suatu bahan kimia otak yang membuat rasa senang dan merasa lebih baik.

Dalam kondisi normal, zat-zat ini akan sangat bermanfaat untuk membuat orang sehat dan menjalankan hidup dengan lebih baik. Tapi dengan pornografi, otak akan mengalami hyper stimulating (rangsangan yang berlebihan), sehingga otak tidak bekerja dengan normal bahkan sangat ekstrem, yang kemudian bisa membuatnya mengecil dan rusak.

"Bila bagian otak limbik selalu digunakan untuk pornografi pada anak dan remaja, maka bagian otak yang bertanggung jawab untuk logika akan mengalami cacat, karena otak hanya mencari kesenangan tanpa adanya konsekuensi," tutur Dr Mark.

Dengan rusaknya otak, maka anak dan remaja akan mudah mengalami bosan, merasa sendiri, marah, tertekan dan lelah. Selain itu, dampak yang paling mengkhawatirkan adalah penurunan prestasi akademik dan kemampuan belajar, serta berkurangnya kemampuan pengambilan keputusan.




"Tapi sebenarnya pornografi pada anak lebih mudah diatasi ketimbang pada orang dewasa," tegas Dr Mark.

Menurut Dr Mark, otak anak yang belum berkembang dengan sempurna sebenarnya bersifat neuro plastic(mudah dibentuk).



Di satu sisi akan berdampak buruk karena pengaruh media dan pornografi akan lebih mudah masuk. Tapi di sisi lain pengaruh tersebut bisa lebih mudah dihilangkan bila ada usaha yang dilakukan perlahan untuk memulihkannya, terutama usaha yang dilakukan oleh orangtua.(mer/i

Senin, 27 Maret 2017

Hypnoteaching



Hypnoteaching merupakan improvisasi dari sebuah metode pembelajaran dan pendidikan. Hypnoteaching mencoba hadir dengan menyuguhkan sebuah pendekatan konseptual baru dalam bidang pendidikan, pembinaan dan sekaligus “pencerahan dan pengobatan” pada para siswa yang bermasalah. Hypnoteaching merupakan perpaduan antara kedahsyatan ilmu hipnosis dengan kemuliaan ilmu pendidikan.
Dewasa ini sekolah sering kali merasa kelimpungan dan kebingungan dalam menghadapi fenomena problematika siswa. Mulai dari faktor kemalasan, keminiman minat belajar dan motivasi menuntut ilmu yang sangat rendah. Disamping itu, banyak diantara para pelajar yang suka berbuat ulah, suka bikin onar dan masalah, pacaran kelewat batas, berkelahi, merokok, minum-minuman keras hingga pada taraf yang lebih mengerikan. Dalam sisi yang lain para guru juga belum bisa memberikan jalan keluar yang bijak selain memberikan hukuman dan mengeluarkan siswa yang bermasalah.
Pada sisi lain, kegiatan belajar mengajar dikelas terasa begitu membosankan, menyebalkan dan terasa laksana penjara. Siswa dan guru sama-sama tidak bisa menikmati proses KBM dengan penuh suka cita. Rasa pusing, malas, monoton, emosi dan berbagai energi negatif setiap hari bersarang dalam hati dan pikiran. Hypnoteaching hadir sebagai sebagai “obat” bagi sakitnya sistem kegiatan belajar mengajar disekolah, yang sampai saat ini sangat terasa….!.

MANFAAT HYPNOTEACHING
Berikut adalah beberapa manfaat yang dihasilkan dari pelatihan hypnoteaching.
  1. Proses pembelajaran terasa lebih mengasyikan dan menyenangkan
  2. Menghadirkan pendekatan hati sanubari dalam proses KBM dan diluar kelas (menjalin hubungan harmonis antara guru & siswa)
  3. Menarik perhatian siswa dengan berbagai permainan kreasi
  4. Mengatasi anak-anak yang malas belajar dengan komunikasi diri
  5. Membantu persoalan psikologis mentalitas siswa dengan The Power of Mind (kekuatan pikiran manusia).
  6. Menyembuhkan kecanduan rokok, minuman keras dalam 20 menit
  7. Mengobati sakit hati dan problem pikiran siswa dan guru, dalam waktu 15 menit.
  8. Mengungkit semangat belajar siswa dengan permainan hipnosis.
  9. Menyembuhkan penyakit spikosomatik siswa dan guru melalui program Subcuoncius Mind.
  10. Mematahkan kekuatan “ego” siswa yang sok kuat, sok berkuasa, sok jago dan sok hebat melalui trik-trik ringan hipnosis dan lain-lain.
RAHASIA HYPNOTEACHING
Hypnoteaching hanya bermain dalam tataran kekuatan pikiran alam bawah sadar. Sebuah kekuatan pikiran yang secara fitroh kodrati telah diberikan Allah kepada setiap manusia. Dengan menguasai hypnoteaching, maka para guru dan pendidik akan memahami pola kerja pikiran yang sebenarnya. Adanya kapasitas otak, otak kanan, otak kiri, otak tengah, gelombang otak, pikiran sadar dan bawah sadar, hormon yang diproduksi oleh otak dan terkait dengan kesehatan tubuh. Hypnoteaching murni bermain dalam tataran eksplorasi alam pikiran saja, tidak ada unsur-unsur magis disini.

KOMENTAR PARA TOKOH AKADEMISI & PRAKTISI
Belajar adalah sebuah proses. Perkembangan teknologi informasi internet yang sangat cepat menyebabkan berbagai informasi yang masuk ke memory otak kita akan semakin banyak, sehingga perlu berbagai variasi model pembelajaran yang tepat dan mudah digunakan. Hypnoteaching karya Muhammad Noer ini sangat penting untuk dipelajari dan dipraktekan sebagai bekal bagi para guru untk “menghipnosis” dan mempermudah proses pembelajaran. AMIR, SE, M.Si (Dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto).
Hypnoteaching merupakan buku yang memberi pendekatan baru dalam pembelajaran melalui hipnosis, bagus dan mencerahkan. Drs. Waidi, M.BA, E.d. (Dosen Unsoed PWT, Praktisi NLP dan penulis buku-buku pengembangan diri berbasis NLP)
Jika jumlah guru di Indonesia ada 1 juta, maka hanya 1,7 % saja guru di Indonesia yang sudah melaksanakan pembelajaran dengan benar, 88,3% sisanya masih mengandalkan metode ceramah di kelas.  Jika kita merujuk kepada teori yang diajukan oleh kemendiknas di atas, maka wajar saja jika siswa kita belum bisa mencapai standar kompetensi lulusan dengan baik karena proses pembelajaran (baca: standard isi dan proses) yang dilakukan oleh guru-guru masih monoton. Jadi, apa yang sebenarnya terjadi dengan pendidikan kita?
Demikian beberapa hal penting mengenai hypnoteaching yang dapat dijabarkan.



Memahami Lebih Dalam Hypnoteaching
Pada bagian ini, Anda akan memahami beberapa hal berikut;
  • Definisi dan dasar hypnoteaching
  • Cara melakukan hypnoteaching
  • Teknik-teknik yang digunakan dalam hypnoteaching
Definisi Hypnoteaching
Hypnoteaching adalah menyajikan materi pelajaran dengan menggunakan bahasa-bahasa bawah sadar. Sehingga perhatian siswa akan tersedot secara penuh pada materi Anda. 
Hal itulah yang bisa juga Anda lakukan pada anak didik Anda. Yaitu membuat mereka memberikan perhatian yang tinggi pada pelajaran Anda, bersemangat dan bahagia ketika mengikuti sesi pelajaran Anda. Bukan seperti kebanyakan yang sering terjadi. Mengikuti sesi pelajaran karena terpaksa dan tertekan.
Bagaimana Melakukan Hypnoteaching?
Untuk melakukan hypnoteaching, hanya diperlukan langkah-langkah sederhana namun jitu. Untuk menjadi ahli dalam hypnoteaching, diperlukan latihan yang wajib dilakukan sesering mungkin ketika menyajikan sesi pelajaran. Dengan menerapkan langkah-langkah dasar dibawah ini, Anda dapat melakukan hypnoteaching secara mandiri ketika mengajar.

Berikut ini adalah langkah-langkah dasar hypnoteaching yang wajib dilakukan agar dapat menguasai jurus menjadi guru yang setara dengan motivator dunia. Langkah-langkah tersebut adalah :

Niat dan motivasi dalam diri Anda
Kesuksesan seseorang tergantung pada niat seseorang untuk bersusah payah dan bekerja cerdas untuk mencapai kesuksesan tersebut. Niat yang besar akan memunculkan motivasi yang tinggi, serta komitmen untuk concern dan survive pada bidang yang Anda tekuni. Sehebat apapun metode yang saya ceritakan, sesukses apapun orang-orang yang telah melaksanakan teknik ini, tanpa niat yang besar dari Anda, maka Anda hanya menjadi Anda yang sekarang. Tidak bertambah dan berkembang kualitasnya. Sebaliknya, jika Anda memiliki niat yang besar untuk mempelajari dan melatih hypnoteaching, maka Anda akan membuktikan sendiri betapa dahsyatnya metode ini.
Saran saya, lakukan saja sesuatu yang Anda yakin akan dapat mengembangkan kualitas diri Anda. Termasuk hypnoteaching. Abaikan suara-suara dan perasaan-perasaan yang menghambat untuk maju.

Teknik Pacing
Langkah kedua ini adalah langkah yang sangat penting. Pacing berarti menyamakan posisi, gerak tubuh, bahasa, serta gelombang otak dengan orang lain, atau siswa Anda. Prinsip dasar disini adalah “manusia cenderung, atau lebih suka berkumpul / berinteraksi dengan sejenisnya / memiliki banyak kesamaan”.Secara alami dan naluriah, setiap orang pasti akan merasa nyaman dan senang untuk berkumpul dengan orang lain yang memiliki kesamaan dengannya. Seperti misalnya Anda yang berprofesi sebagai guru / pendidik. Jika Anda boleh memilih, pasti Anda lebih nyaman berkumpul dan ngobrol bersama sesama guru / pendidik meski dari usia yang berbeda-beda, daripada Anda berkumpul dengan para anggota DPR atau pengusaha pabrik yang kaya raya, atau mungkin para gembel. Jika Anda merasa nyaman berkumpul dengan orang pada golongan tertentu, hal tersebut berarti Anda memiliki banyak kesamaan dengan orang-orang dalam golongan tersebut.  
Kesamaan-kesamaan diantara beberapa orang, akan memancarkan gelombang otak yang sama. Sehingga orang-orang dalam golongan itu akan merasa nyaman berada di dalamnya. Dengan kenyamanan yang bersumber dari kesamaan gelombang otak ini, maka setiap pesan yang disampaikan dari orang satu pada orang-orang yang lain akan dapat diterima dan dipahami dengan sangat baik.
Sama dengan siswa-siswa kita. Jika mereka membenci sesi pengajaran Anda, berarti gelombang otak Anda belum setara dengan mereka. Anda dan para siswa Anda belum “click”. Meskipun usia Anda jauh lebih tua daripada siswa Anda, namun gelombang otak dapat disetarakan dengan melakukan atau seakan-akan melakukan dan berfikir seperti siswa Anda.
Dalam hal ini, Anda wajib mengalah terlebih dahulu. Dalam arti Andalah yang harus menyesuaikan gelombang otak Anda pada siswa Anda. Bukan sebaliknya siswa Anda yang menyesuaikan gelombang otak Anda.

Bagaimana cara melakukan pacing pada siswa
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk pacing bagi siswa di sekolah.
  1. Bayangkan Anda adalah seusia siswa-siswa Anda. Disamping juga melakukan aktivitas dan merasakan hal-hal yang dialami siswa-siswa Anda pada masa SEKARANG. Bukan pada saat Anda masih sekolah dulu.
  2. Gunakan bahasa yang sesuai dengan bahasa yang sering digunakan oleh siswa-siswa Anda. Kalau perlu gunakan bahasa gaul yang sedang trend di kalangan siswa-siswa Anda.
  3. Lakukan gerakan-gerakan dan mimik wajah yang sesuai dengan tema bahasan Anda.
  4. Sangkutkan tema pelajaran Anda dengan tema-tema yang sedang trend di kalangan siswa-siswa Anda.
  5. Selalu update pengetahuan Anda tentang tema, bahasa hingga gossip terbaru yang sedang trend di kalangan siswa Anda.
Dengan melakukan hal-hal tersebut, maka tanpa sadar gelombang pikiran Anda telah sama dengan para siswa. Akibatnya adalah siswa-siswa Anda merasa nyaman untuk bertemu dengan Anda. Jika hal ini telah terjadi, maka bersiaplah untuk melakukan langkah berikutnya.

Leading
Leading berarti memimpin atau mengarahkan setelah proses pacing Anda lakukan. Jika Anda melakukan leading tanpa didahului dengan pacing, hal itu sama saja dengan memberikan perintah pada siswa Anda dengan resiko siswa Anda melakukannya dengan terpaksa dan tertekan. Hal ini akan berakibat pada penolakan siswa Anda pada diri Anda. Atau lebih kongkritnya adalah siswa Anda akan lebih senang dan gembira ketika Anda menderita sakit sehingga tidak dapat mengajar pada jam Anda. Maukah Anda menjadi guru yang demikian ?? Saya yakin Anda ingin sebaliknya. Setelah Anda melakukan pacing, maka siswa Anda akan merasa nyaman dengan Anda. Pada saat itulah hampir setiap apapun yang Anda ucapkan atau tugaskan pada siswa Anda, maka siswa Anda akan melakukannya dengan suka rela dan bahagia. Anda bagaikan kekasih bagi siswa Anda (bukan berarti melibatkan romantisme). Dalam arti, siswa Anda akan selalu menantikan sesi pelajaran Anda. Sesulit apapun materi Anda, maka pikiran bawah sadar siswa Anda akan menangkap materi pelajaran Anda adalah hal yang mudah. Jika siswa Anda yakin bahwa pelajaran Anda adalah mudah, maka sesulit apapun soal ujian yang diujikan, akan ikut menjadi mudah, dan siswa Anda akan dapat meraih prestasi belajar yang gemilang. Menakjubkan bukan ?
Gunakan kata positif
Langkah berikutnya adalah langkah pendukung dalam melakukan pacing dan leading. Penggunaan kata positif ini sesuai dengan cara kerja pikiran bawah sadar yang tidak mau menerima kata negative.  Contohnya adalah sebagai berikut, perhatikan kalimat saya berikut ini :
“Bapak – ibu guru sekalian. Saya minta Anda untuk jangan pernah sekali-kali membayangkan kelinci memakai topi. Saya ulangi lagi bahwa Anda tidak diperkenankan sama sekali untuk membayangkan kelinci memakai topi. Karena Anda saat ini benar-benar dilarang keras untuk membayangkan kelinci memakai topi. Sekali lagi saya ingatkan jangan pernah mencoba untuk membayangkan kelinci memakai topi”.
Apa yang terjadi? Apakah Anda malah sempat membayangkan kelinci yang memakai topi? Padahal saya telah bilang jangan pernah, tidak diperkenankan, dilarang keras, dan jangan pernah mencoba. Namun yang terjadi adalah Anda semakin membayangkan. Jika Anda ingin lebih membuktikan hal ini, bacakan kalimat tersebut pada rekan kerja Anda, atau pada siswa Anda. Saya yakin akan banyak sekali yang tertawa terbahak-bahak, karena terbayang betapa lucunya kelinci memakai topi. Itulah yang terjadi pada pikiran bawah sadar manusia, yaitu tidak menerima kata negative. Jika ada kata negative, maka yang diterima adalah kata dibelakang kata negative tersebut. Sedangkan kata negative-nya diabaikan. Misalnya kalimat “jangan ramai”, maka yang ditangkap adalah “ramai”. Maka yang terjadi siswa Anda malah ramai.
Anda bisa lakukan percobaan kecil pada anak yang berusia dibawah 5 tahun. Karena pada usia ini pikiran sadarnya belum terbentuk sempurna. Sehingga masih didominasi oleh pikiran bawah sadar. Ketika anak usia dibawah 5 tahun menangis, coba katakan “jangan nangis”, maka yang terjadi adalah ia menangis semakin keras. Dalam hal ini, sebaiknya cari padanan kata yang positif. Misalnya “jangan ramai” diganti “tenang” atau “diam”.
Saya yakin Anda, sebagai guru pasti lebih kreatif dalam memilih padanan kata.

Berikan pujian
Pujian merupakan reward peningkatan harga diri seseorang. Pujian merupakan salah satu cara untuk membentuk konsep diri seseorang. Maka berikanlah pujian dengan tulus pada siswa Anda. Khususnya ketika ia berhasil melakukan atau mencapai prestasi. Sekecil apapun bentuk prestasinya, tetap berikan pujian. Termasuk ketika ia berhasil melakukan perubahan positif pada dirinya sendiri, meski mungkin masih berada di bawah standart teman-temannya, tetaplah berikan pujian. Dengan pujian, seseorang akan terdorong untuk melakukan yang lebih dari sebelumnya.
Dalam memberikan pujian, hindari pula kata penghubung negative. Misalnya : tapi, namun, cuma saja, dan lain sebagainya. Karena penggunaan kata-kata tersebut akan membuat pujian Anda sia-sia dan terkesan mengolok-olok.

Contohnya kalimat pujian:
“Adi, kamu itu anak yang pandai, ibu / bapak seneng sekali punya murid seperti kamu. Tapi sayangnya kamu kurang memperhatikan kerapian pakaianmu”.
Bayangkan jika anda sendiri dipuji orang dengan kalimat seperti itu. Pernahkah Anda dipuji dengan kalimat seperti itu ? Saya yakin pernah. Coba Anda ingat dan rasakan kembali pada saat anda dipuji dengan kalimat seperti itu. Dapatkah Anda rasakan seakan-akan Anda merasa bangga ketika awal kalimat itu diucapkan. Dan kemudian seakan-akan ada perisai besar dan tebal menyelimuti diri Anda, ketika kata “tapi” diucapkan?
Jika pujian digabungkan dengan kritik atau saran, maka yang lebih tertangkap adalah bentuk penyerangan pada harga diri orang yang di puji. Bukannya meningkatkan harga diri, malah menjatuhkan. Memang ini adalah hal yang sepele dan sering terjadi. Namun efeknya sangat besar dalam system psikologis seseorang.
Cara untuk menghindari kata penghubung negative adalah dengan menghilangkan kata penghubung tersebut. Misalnya “Kamu sebetulnya adalah siswa yang pandai, sangat membanggakan. Akan lebih membanggakan lagi kalau kamu lebih memperhatikan kerapian penampilanmu”. Dengan demikian perisai pelindung harga diri belum sempat keluar, namun sudah keburu pesan perbaikan (kritik) masuk dalam program bawah sadarnya.

Modeling
Modeling adalah proses memberi tauladan melalui ucapan dan perilaku yang konsisten. Hal ini sangat perlu dan menjadi salah satu kunci hypnoteaching. Setelah siswa menjadi nyaman dengan Anda, kemudian dapat Anda arahkan sesuai yang Anda inginkan, dengan modal kalimat-kalimat positif. Maka perlu pula kepercayaan (trust) siswa pada Anda dimantapkan dengan perilaku Anda yang konsisten dengan ucapan dan ajaran Anda. Sehingga Anda selalu menjadi figure yang dipercaya.
Sangat mudah bukan. Metode ini sangat dahsyat jika Anda terapkan pada siswa Anda. Atau jika Anda berkenan, Anda juga dapat menerapkannya pada rekan kerja Anda, istri/suami Anda, putra-putri Anda, orang tua Anda, tetangga Anda.
Sekali lagi saya ingatkan, bahwa metode ini sangat dahsyat mempengaruhi pikiran lawan bicara Anda. Terlebih jika Anda selalu melatihnya setiap saat. Namun jika artikel ini hanya Anda maknai hanya sebagai pengetahuan, maka Anda akan mendapatkan sebuah wacana yang luar biasa.
Akhirnya, saya mengucapkan selamat mencoba metode terdahsyat masa ini. Metode yang dapat membuat siswa Anda menjadi senang bersekolah, dan menjadi insan cerdas yang luar biasa.

Jumat, 02 Januari 2015

MENGENAL COMBI BRAKE SYSTEM



Apa Itu CBS ?
Pada sepedamotor konvensional rem depan dan rem belakang merupakan dua sistem yang saling bebas dan berdiri sendiri (terpisah). Masing-masing sistem memiliki tuas atau aktuator penggeraknya sendiri. Fungsi pengereman akan optimal ketika rem depan dan rem belakang dioperasikan secara simultan (bersamaan) dengan menggerakkan kedua tuas rem 

Sedangkan pada Combined Brake System atau Combi Brake System (CBS), sistem pengereman didesain untuk mengkombinasikan antara rem depan dan rem belakang sedemikian rupa agar dapat bekerja secara bersama dengan hanya menggunakan satu tuas. Sistem ini dapat diterapkan pada salah satu tuas rem (Single CBS atau Combi Brake). Jika sistem ini diterapkan pada kedua tuas rem maka lazim disebut dengan Dual CBS.

CBS pertama kali diaplikasikan pada sepeda motor Honda Goldwing pada tahun 1982, seiring waktu dan dengan banyaknya minat konsumen akan type ini maka CBS ini mulai diaplikasikan di type motor yang lain, tidak terkecuali type scooter. Pada beberapa model juga dikembangkan kombinasi aplikasi CBS dengan Antilock Brake System (ABS). Mengenai ABS akan dibahas pada edisi lain. Gambar 2. mengilustrasikan aplikasi CBS dan ABS pada beberapa sepeda motor Honda.

Mengenal Komponen CBS
Apa saja komponen CBS ? 
berikut adalah komponen-komponen penyusun CBS.

Gambar: 3. Component of CBS

Gambar: 4. Visual Appearance of CBS

Bagaimana Prinsip kerja CBS (Combined Brake System) ?
Pada dasarnya CBS merupakan mechanical braking system yang artinya dalam pengoperasiannya hanya menggunakan prinsip mekanik saja. Dalam hal ini CBS type menggunakan Equalizer sebagai system mekanik yang bertugas sebagai penghubung antara front brake, rear brake dan lever left sehingga CBS tersebut dapat bekerja secara bersamaan. Untuk lebih jelasnya mengenai prinsip kerja CBS dapat dilihat seperti illustrasi dibawah ini:
  • Pada illustrasi diatas dapat kita ketahui bahwa pada saat Lever L sedikit ditekan maka equalizer akan mulai menarik cable rear brake (rear brake on)
  • Langkah selanjutnya jika lever left ditekan hingga maksimal, maka equalizer akan menarik front brake cable dan rear brake cable secara bersamaan dengan porsi pengereman yang lebih besar pada rear brake. Hal ini sengaja didesign sedemikian rupa sehingga proses pengereman yang dihasilkan lebih optimal dan kenyamanan pengendara dapat ditingkatkan.
  • Sedangkan pada saat lever right ditekan maka yang terjadi adalah pengereman depan saja (front brake only) dan CBS part tidak berfungsi (Left Brake lever area). 

PARKING BRAKE LOCK (CBS TYPE)
Satu lagi fitur yang menyertai CBS pada Vario CBS Techno adalah adanya Parking Brake Lock. Seperti pada model pendahulunya, Parking Brake Lock ini berfungsi untuk membantu pengendara pada saat menyalakan engine sebagai safety lock brake sehingga motor tidak berjalan pada saat sepedamotor dinyalakan, selain itu parking brake lock juga berfungsi sebagai alat bantu pada saat unit motor berhenti ditanjakan sehingga motor tidak turun kebelakang. Jika kita lihat dari segi mekanisme cara kerja parking brake lock type CBS memang sedikit berbeda dari type sebelumnya dapat kita lihat pada konstruksi dan cara pengoperasiannya. Pengoperasian Parking Brake Lock pada Vario CBS Techno adalah sebagai berikut :


Apa Keunggulan CBS??
·        Combined Brake System: Artinya dengan menggunakan sistem pengereman ini maka dengan satu tuas (left lever) sudah dapat mengaplikasikan front dan rear brake secara bersamaan dibandingkan sistem pengeraman konvensional. 
  • Jarak pengeraman yang dihasil lebih maksimal.
  • Teknologi CBS yang telah diterapkan akan memberikan feeling pengereman yang nyaman bagi pengendara. 
  •  Dengan adanya CBS pengendara secara tidak langsung diajarkan cara pengereman yang benar
  • CBS merupakan valuable feature for brake technology
Dengan keunggulan-keunggulan di atas, maka semakin bangga pengguna Vario CBS Techno berkata : I’m Vario, I’m Vario Techno, what about you?

SISTEM BAHAN BAKAR INJEKSI PADA SEPEDA MOTOR (ELECTRONIC FUEL INJECTION FOR MOTORCYCLE)



 Sistem bahan bakar tipe injeksi merupakan langkah inovasi yang sedang dikembangkan untuk diterapkan pada sepeda mesin. Tipe injeksi sebenarnya sudah mulai diterapkan pada sepeda mesin dalam jumlah terbatas pada tahun 1980-an, dimulai dari sistem injeksi mekanis kemudian berkembang menjadi sistem injeksi elektronis. Sistem injeksi mekanis disebut juga sistem injeksi kontinyu (K-Jetronic) karena injektor menyemprotkan secara terus menerus ke setiap saluran masuk (intake manifold). Sedangkan sistem injeksi elektronis atau yang lebih dikenal dengan Electronic Fuel Injection (EFI), volume dan waktu penyemprotannya dilakukan secara elektronik. Sistem EFI kadang disebut juga dengan EGI (Electronic Gasoline Injection), EPI (Electronic Petrol Injection), PGM-FI (Programmed Fuel Injenction) dan Engine Management.
Penggunaan sistem bahan bakar injeksi pada sepeda mesin komersil di Indonesia sudah mulai dikembangkan. Salah satu contohnya adalah pada salah satu tipe yang di produksi Astra Honda Mesin, yaitu pada Supra X 125. Istilah sistem EFI pada Honda adalah PGM-FI (Programmed Fuel Injection) atau sistem bahan bakar yang telah terprogram. Secara umum, penggantian sistem bahan bakar konvensional ke sistem EFI dimaksudkan agar dapat meningkatkan unjuk kerja dan tenaga mesin (power) yang lebih baik, akselarasi yang lebih stabil pada setiap putaran mesin, pemakaian bahan bakar yang ekonomis (iriit), dan menghasilkan kandungan racun (emisi) gas buang yang lebih sedikit sehingga bisa lebih ramah terhadap lingkungan. Selain itu, kelebihan dari mesin dengan bahan bakar tipe injeksi ini adalah lebih  mudah dihidupkan pada saat lama tidak digunakan, serta tidak terpengaruh pada temperatur di lingkungannya.
Berdasarkan jumlah injector-nya sistem injeksi di bagi menjadi 2 yaitu :
1.   Single point injection
Single point injection system biasa di sebut jumlah throttle body injection (TBI) sebuah injector terletak di throttle body pada intake, bensin disemprotkan ditengah-tengah intake untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar ke silinder


2.   Multi point injection
Multi point injection, system yang mempunyai injector pada setiap saluran untuk menyuplai bensin pada masing-masing silinder. Bensin disemprotkan ke masing-masing saluran pada intake valve. Oleh karena itu istilah multi point (lebih dari satu lokasi/titik) fuel injection digunakan.

Berdasarkan penempatan injector-nya sistem injeksi di bagi menjadi 2 yaitu :
1.   Indirect injection
Indirect injection system, menyeprotkan bahan bakar ke intake seperti yang digunakan pada sistem penginjeksian mesin bensin, bensin disemprotkan tidak langsung kedalam ruang bakar
2.   Direct injection
Pada direct injection sistem bahan bakar diseprotkan langsung ke dalam ruang bakar. Sistem penginjeksian langsung ini umumnya digunakan di sistem penginjeksian mesin diesel